Membuat Marketing Plan Dalam Tatanan New Normal

Membuat Marketing Plan Dalam Tatanan New Normal

Eventsolutionsdarwin –┬áMarketing plan atau marketing plan mutlak diperlukan oleh para pelaku bisnis, baik bisnis besar maupun kecil, bahkan start up. Meski di aplikasi berbeda ada yang membuat marketing plan lengkap, tapi ada juga yang membuatnya sederhana. Rencana pemasaran juga menyesuaikan bisnis dalam bentuk produk atau jasa dan seberapa besar target yang ingin dicapai disesuaikan dengan kemampuan sumber daya organisasi bisnis. Rencana pemasaran dapat dibuat bulanan atau mungkin mingguan, disesuaikan dengan karakteristik bisnis dan kondisi pasar. Di era informasi seperti sekarang ini banyak yang melakukan promosi setiap hari, sehingga dibutuhkan kreatifitas untuk membuat materi promosi

Menghadapi tatanan normal baru, kami memulai kembali aktivitas perilaku baru dengan memperhatikan protokol kesehatan agar kami dapat terhindar dari Covid-19 dan wabah pandemi akan segera berakhir karena kami tidak tahu berapa lama akan bertahan. Membuat marketing plan yang ekstra, karena harus bisa melindungi karyawan dan pelanggan dari virus Corona. Langkah-langkah pembicara internet marketing menyusun rencana pemasaran adalah:

1. Lakukan analisis

Sebelum menyusun rencana pemasaran, ada baiknya menganalisis kinerja bulan sebelumnya dengan melihat data yang ada. Berapa nilai penjualan bulan lalu, kemudian bandingkan dengan penjualan bulan sebelumnya, bandingkan dengan rata-rata penjualan perbulan, dari situ anda akan melihat posisi penjualan bulan sebelumnya dibandingkan bulan sebelumnya. Penting untuk menentukan strategi penjualan untuk bulan depan. Itu harus dipertahankan, atau ditingkatkan dengan persentase tertentu. Analisis promosi terhadap penjualan, berapa rupee yang dihabiskan untuk promosi dan berapa rasio persentase. Setiap perusahaan memiliki anggaran dan ukuran yang berbeda untuk promosi. Lanjutkan dengan promosi yang paling efektif dan tidak efektif untuk menentukan promosi selanjutnya.

Maka tidak kalah pentingnya untuk menganalisis produk atau layanan Anda. Produk atau layanan mana yang menarik bagi konsumen, apakah perlu untuk memasarkan produk baru, atau untuk mengurangi produk yang tidak terjual. Analisis juga diperlukan dalam hal metode pembayaran antara tunai, angsuran dan kredit. Lalu gunakan media apa untuk membayar, Anda harus berurusan dengan bank, GoJek, Grab, Dana, dll. Kerja?

2. Produk atau layanan

Tentukan produk atau jasa yang akan dipasarkan, seberapa besar kemungkinan menyerap pasar, disini pelaku usaha perlu menyiapkan barang atau jasa agar tidak ada kekurangan tetapi juga tidak terjadi kelebihan barang yang berlebihan.

3. Strategi penetapan harga

Sebelum menyusun strategi, konsultan internet marketing perlu mengetahui berapa HPP (harga pokok penjualan), cukup meringkas harga untuk menentukan berapa keuntungan yang akan didapat perusahaan. Strategi penetapan harga adalah bagian dari taktik pemasaran, atau Anda harus memutuskan harga rendah di awal dan akan mendapat untung dari transaksi berikutnya. Atau harga tetap dari awal sampai akhir penjualan.

4. Promosi

Dalam menentukan promosi, kami mengenal promosi offline dan online serta ATL (Above The Line) dan BTL (Below The Line).

  • ATL Offline: Baliho, Iklan Koran / Majalah, Pameran Kantor
  • BTL Offline: acara, rekrutmen, kunjungan, presentasi, demo, siaran pers, wawancara, pameran
  • ATL Online: Situs Web, Blog, Video, Spanduk Digital, Media Sosial, TV, Radio
  • BTL Online: WhatsApp Pribadi, SMS, Email, Telepon, Panggilan Video

Gimmick promosi harus menarik untuk memikat konsumen: Diskon, bonus, kupon, voucher, beli 1 gratis 1, harga khusus untuk 5 pembeli pertama, dll. Materi promosi dapat diringkas dalam satu baris teks yang akan diekspos ke media promosi.

5. Biaya

Biaya dihitung berdasarkan target yang ingin dicapai dan berapa persen yang harus dikeluarkan untuk itu; biaya dapat dibagi menjadi dua komponen. Satu komponen berisi gaji dan insentif dari tim penjualan dan yang kedua termasuk biaya promosi.

6. Sumber daya manusia

Untuk mencapai target yang telah ditentukan, dibutuhkan tim sales yang kuat. Apakah Anda perlu merekrut SPG (Sales Promotions Girls) atau apakah Anda memerlukan EO (Event Organizer) untuk mengatur acara. Dan program khusus untuk tim penjualan, seperti bonus atau hadiah untuk penjual teratas, yang dapat merangsang tim penjualan untuk bersemangat tentang penjualan.

7. Evaluasi

Evaluasi selama implementasi karena pasar sangat dinamis, bisa jadi gimmick promosi, strategi harga, strategi produk berubah jika tidak efektif. Di sisi lain, rencana pemasaran dapat diperluas jika efektif dan pasar masih merespon dengan baik. Penyusunan marketing plan disesuaikan dengan keadaan saat pandemi Covid-19, apakah masuknya budaya kerja baru yang baru normal atau sudah benar-benar hilang sehingga strateginya akan terlihat seperti semula. selesai. Hal ini mungkin disebabkan oleh perilaku pelanggan baru yang berubah selama menjalani PSBB (Pembatasan Sosial Skala Besar), pelanggan dengan gaya hidup bersih, peduli kesehatan, dan terbiasa berkomunikasi melalui media sosial dan aktivitas online.

Anda mungkin juga suka...